Seminar Nasional Pengelolaan DAS Terpadu Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang mengesampingkan prinsip konservasi tanah dan air telah mengakibatkan erosi-sedimentasi sehingga kondisi DAS mengalami degradasi. Sebagai contoh daya tampung bendungan Selorejo pada 1972 sebesar 302 juta m3/tahun dan menurun secara drastis pada 2014 hanya tinggal 162 juta m3/tahun (Perum Jasa Tirta 1). Dan penurunan daya tampung secara drastis ini terjadi hampir di seluruh bendungan di Pulau Jawa. Selain itu kualitas air Sungai Brantas juga mengalami penurunan, hal ini tercermin dari jumlah endemik ikan, pada tahun 1950 terdapat 87 jenis ikan kemudian pada tahun 2014 hanya tinggal 7 jenis ikan. Untuk itu Balai Penelitian Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya menyelenggarakan Seminar Nasional Pengelolaan DAS Terpadu untuk Kesejahteraan Masyarakat sebagai wujud sumbangan pemikiran untuk memecahkan masalah tersebut... Selengkapnya





PUBLIKASI

FILM

Berita Terkini